Cara Habib Hasan Baharun Memancing Uang

Ada banyak jenis amalan dan cara yang diajarkan dalam agama islam untuk memancing rejeki/uang. Ada salah satu cara memancing uang yang dilakukan oleh Habib Hasan Baharun.

Cara tersebut diketahui dari cerita Habib Segaf Baharun tentang Cara Habib Hasan Baharun Memancing Uang.

Habib Hasan Baharun adalah pendiri Pondok Pesantren Darullugah Wadda'wah Raci - Bangil yang terkenal dengan keunggulan Bahasa Arabnya.

Cerita Habib Hasan Baharun dan Habib Segaf Baharun Memancing Uang

Suatu malam, Habib Segaf Baharun dibangunkan oleh ayah beliau yaitu Habib Hasan Baharun. Habib Hasan Baharun mengajak beliau untuk jalan-jalan ke Pasar Bangil.

Habib Hasan Baharun: Wahai Segaf, Ayo ikut abi jalan-jalan.

Habib Segaf Baharun: Tengah malam begini kita jalan-jalan? Ngapain abi?

Habib Hasan Baharun: Kita jalan-jalan mancing. Ayo ikut abi.

Habib Segaf Baharun: Mancing? Mancing apa tengah malam begini abi?

Habib Hasan Baharun: Kita memancing uang.

Dengan raut wajah kebingungan Habib Segaf Baharun pun bangun dari tempat tidur beliau. Beliau pun berangkat bersama ayah beliau menuju Pasar Bangil.

Tiba di Pasar Bangil, Habib Segaf Baharun pun masih bingung karena sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah bangunan-bangunan toko yang sedang tutup, para fakir miskin, tukang becak, dan pemulung yang sedang tertidur lelap.

Tiba-tiba Habib Hasan Baharun mengeluarkan lembaran-lembaran pecahan uang 5000 yang keseluruhannya berjumlah 200.000 rupiah.

Masing-masing lembaran 5000 tersebut beliua selipkan di saku saku para fakir miskin, tukang becak, pemulung, yang sedang terlelap pulas tidur di setiap sudut penjuru pasar sambil melawan dinginnya angin malam. Namun ternyata uang yang dibagikan tidak habis-habis, beliau pun tidak segera pulang, namun masih mencari mereka para fakir miskin, tukang becak, pemulung yang sedang tidur pulas di pasar bangil hingga uang 200.000 rupiah seluruhnya dibagikan.

Tentunya pecahan uang 5000 rupiah nilai yang sangat besar pada saat itu.

Keesokan harinya, Habib Segaf Baharun diberikan kabar oleh ayah beliau bahwasanya hasil dari mancing uang di Pasar Bangil tadi malam telah membuahkan hasil. Yaitu uang 200.000 rupiah yang dibagikan kepada para fakir miskin, tukang becak, pemulung telah diganti oleh Allah dengan rejeki yang tidak terduga, yang mana jumlah rejeki yang tidak terduga tersebut tidak kurang dari 20.000.000 rupiah.

Uang tersebut pun digunakan untuk keperluan para santri oleh Habib Hasan Baharun. - Baca: Biografi Habib Hasan bin Ahmad Baharun.

Masya allah, semoga kita dapat meniru segala akhlak beliau, dan semoga Allah melancarkan segala urusan dunia dan akhirat kita. Amin

Habib Hasan Baharun Dan Bahasa Arab

Salah satu hal yang perlu kita teladani dari Biografi Al Habib Hasan Baharun adalah kecintaan beliau terhadap Bahasar Arab.

Habib Hasan bin Ahmad Baharun sejak masa muda beliau sudah memiliki rasa cinta terhadap Bahasa Arab.

Niat beliau tidak lain adalah karena kecintaan dan keinginan beliau untuk menjalankan perintah Nabi Muhammad sebagaimana dalam hadist: "Belajarlah kalian bahasa Arab dan ajarkanlah kepada umat manusia".

Karya Tulis (Kitab-Kitab) Al Habib Hasan Baharun

Sumbangsih Habib Hasan Baharun terhadap dunia Bahasa Arab bisa kita lihat dalam karya–karya tulis beliau, antara lain:
  • Kitab Kamus Al-‘Ashriyah (Kamus Modern)
  • Kitab Muhawarah I
  • Kitab Muhawarah II 
  • Kitab Al-Af’al Al-Yaumiyyah 
  • dan Kitab Al-Asma Ál-Yaumiyyah.
Kitab-kitab yang dikarangnya itu merupakan kitab-kitab yang cukup populer di dunia pesantren dan perguruan tinggi Islam.

Dari Kecintaan Habib Hasan Baharun terhadap Bahasa Arab akhirnya Habib Hasan bin Ahmad Baharun mendirikan pesantren tepatnya pada tahun 1982. Yang mana awal mulanya hanya ada 6 orang santri yang belajar di rumah sewa di Kota Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Dengan sarana dan prasarana yang sangat sederhana para santri tersebut dibina langsung oleh Habib Hasan Baharun dan Habib Ahmad As-Saqqaf.

Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1983 membuka atau menerima santri putri yang berjumlah 16 orang yang bertempat di daerah yang sama.

Keadaan (tempat pondok pesantren) terus berpindah-pindah tempat dan sampai 11 kali kontrak rumah hingga tahun 1984.

Dengan jumlah santri yang terus berkembang serta tempat (rumah sewa) tidak dapat menampung jumlah santri, maka pada tahun 1985 Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah pindah ke sebuah desa yang masih jarang penduduknya dan belum ada sarana listrik, tepatnya di Desa Raci, Kecamatan Bangil. 

Jumlah santri pada waktu itu sebanyak 186 orang santri yang terdiri dari 142 orang santri putra dan 48 orang santri putri. Dan pada tahun 2017 meningkat menjadi sekitar 7500 Santri & santriwati.

Biografi Habib Hasan Baharun

Nama beliau mungkin tidak begitu asing di telinga kita, tapi masih banyak orang yang belum mengenal beliau Habib Hasan Baharun.

Sekarang, jika kita mendengar nama Habib Hasan Baharun tentu kita akan teringat satu sosok ulama yaitu Habib Segaf Baharun. Beliau tidak lain adalah putera ke 2 dari Habib Hasan Baharun.

Berikut ini adalah Biografi Habib Hasan Baharun pendiri Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah Raci - Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

Habib Hasan Baharun lahir di Madura, temptnya di Kabupaten Sumenep pada 11 juni 1934 M. Beliau merupakan putra pertama dari 4 bersaudara dari pasangan Habib Ahmad bin Husein bin Thohir bin Umar Baharun dengan Fathmah binti Bakhabazi.

Kedisiplinan dan kesederhanaan Habib Hasan Baharun telah ditanamkan oleh kedua orang tuanya hingga mengantarkan Habib Hasan Baharun menjadi sosok yang berakhlak tinggi dan pribadinya dipenuhi sifat-sifat terpuji.

Pendidikan Habib Hasan Baharun

Habib Hasan Baharun menempuh pendidikan dasar di Madrasah Makarimal Akhlak, Sumenep - Madura. Selain menempuh pendidikan di Madrasah. Habib Hasan Baharun juga berguru kepada kakek dan paman-paman belian yaitu Ustadz Ahmad bin Muhammad Bakhabazi, Ustadz Ustman bin Ahmad Bakhabazi dan Umar bin Ahmad Bakhabazi.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Madrasah. Habib Hasan Baharun melanjutkan pendidikan beliau ke PGA (Pendidikan Guru Agama) di Sumenep hingga kelas 4.

Kemudian Habib Hasan Baharun melanjutkan pendidikan beliau ke sekolah menengah SMEA di Surabaya.

Di Surabaya, Habib Hasan Baharun juga berguru kepada Habib Umar Ba'agil.

Habib Hasan Baharun sejak usia remaja telah menjadi seorang aktivis gerakan keislaman. Beliau aktif di Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dan Pandu Fatah Al-Islam di Sumenep.

Dakwah Habib Hasan Baharun

Lulus dari sekolah menengah SMEA, Habib Hasan Baharun mengikuti ayahnya berdakwah dan sembari berdagang ke Pulau Masalembu.

Keluarga ustadz Hasan Baharun dikenal sebagai keluarga yang ramah dan suka membantu siapa saja. Apabila ada orang yang tidak mampu membayar hutangnya, maka beliau menganjurkan kepada orang yang berhutang untuk membayar semampunya, bahkan tak jarang beliua membebaskanseluruh hutang-hutang orang yang berhutang kepada beliau.

Pada tahun 1966, Habib Hasan Baharun merantau ke Pontianak dan mulai berdakwah dari satu desa ke desa yang lainnya.

Uniknya, selama Habib Hasan Baharun  berdakwah selalu membawa seperangkat pengeras suara agar tidak merepotkan masyarakat dan kebetulan saat itu alat pengeras suara masih sangat langka. Beliau juga membawa tabir (kain pemisah) untuk menghindari terjadinya ikhtilat (pencampuran) antara laki-laki dan perempuan dalam setiap pertemuan yang beliau selenggarakan.

Selain berdakwah, Habib Hasan Baharun juga aktif di partai Nahdlatul Ulama (pada waktu itu).

Habib Hasan Baharun dikenal sebagai juru kampanye (jurkam) yang berani dan tegas dalam menyampaikan kebenaran. 

Sehingga pada suatu cerita beliau diperiksa dan ditahan oleh aparat keamanan karena hal tersebut. Pada saat itu masyarakat yang mengetahui bahwa beliau ditahan oleh aparat keamanan, berniat akan melakukan demonstrasi besar-besaran apabila beliau tidak dibebaskan. Atas jaminan dan bantuan salah satu paman nya, akhirnya Habib Hasan Baharun dibebaskan.

Pada tahun 1970 atas permintaan dan perintah dari ibunda beliau, Habib Hasan Baharun pulang ke Madura. Namun, Habib Hasan Baharun masih sempat berdakwah ke Pontianak, mengajar bahasa arab di Pesantren Gondanglegi (Malang), mengajar di pondok pesantren Sidogiri (Pasuruan), Salafiyah Asy-Syafi’iyah (Asembagus, Situbondo), Langitan (Tuban) dan Pondok Pesantren lainnya.

Habib Hasan Baharun biasa dipanggil Ustadz Hasan atau Abuya Hasan oleh para murid-murid beliau. - Baca: Kecintaan Habib Hasan Baharun Terhadap Bahasa Arab.

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari Biografi Habib Hasan Baharun diatas. Amin

Panduan Menulis Blog untuk Pemula

Menulis blog adalah salah satu tantangan yang berat bagi seorang Blogger. Tidak konsisten dan kurangnya pengetahuan dalam menulis artikel blog dapat memutuskan semangat blogger pemula atau pun senior.

Ada begitu banyak motivasi seseorang dalam menulis blog. Mulai dari berbagi pengalaman, arsip/catatan pelajaran, sampai menulis blog menghasilkan uang.

Terlepas dari bermacam-macam motivasi seorang Blogger untuk menulis. Ada hal yang tidak kalah penting dari motivasi itu sendiri. Yaitu Menulis blog untuk pemula.

Berikut ini panduan singkat menulis blog untuk pemula.

Panduan Menulis Blog

Hal yang perlu dilakukan seorang blogger sebelum menulis sebuah artikel yang baik dan dapat dipahami oleh mesin Google atau pembaca adalah Riset.

Riset bahan yang akan kita olah menjadi sebuah artikel yang baik dan bermanfaat.

Cara riset paling mudah adalah dengan menuliskan kata kunci (keyword) di Google. Sebagai contoh: kamu ingin menulis sebuah artikel yang berkaitan tentang "menulis blog" maka akan muncul beberapa blog yang berisikan artikel terkait dengan "menulis blog".

Artikel yang berkaitan tersebut bisa kamu pakai sebagai bahan referensi dalam menulis artikel nantinya.

Selain artikel yang muncul dari hasil pencarian dengan kata kunci (keyword) tersebut. Kita juga bisa memanfaatkan related keyword.

Related keyword adalah kata kunci terkait dengan kata kunci utama yang biasa ditulis dan dicari oleh orang pada mesin pencari Google.

Sebagai contoh: kamu mengetik-kan kata kunci "menulis blog" maka akan muncul beberapa kata kunci terkait. Misalnya: menulis blog dibayar, cara membuat blog, cara menulis blogger, contoh blog pribadi, dan syarat membuat blog.

Kata kunci terkait biasanya muncul di kolom kata kunci atau di bagian bawah hasil penelusuran di Google.

Catatan: jika kamu menulis blog pribadi, menulis pengalaman, dan artikel sejenisnya maka hal-hal diatas bisa kamu lewati.

Setelah melakukan riset maka saatnya kalian merangkai/menyusun judul yang baik dan menarik.

Judul yang baik dan menarik adalah judul yang memiliki panjang dan pendek standar. Tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu pendek.

Kalian bisa menggunakan SERP preview tool untuk melihat pratinjau artikel yang kalian tulis ketika muncul di hasil penelusuran Google.

Kalian bisa melihat pratinjau judul artikel, diskripsi, url hingga snippet ketika muncul di penelusuran Google. Hal ini biasa saya lakukan ketika ingin menulis sebuah artikel, termasuk artikel tentang menulis blog ini.

Pada tool tersebut juga sudah dilengkapi keterangan jumlah kata dalam sebuah judul atau diskripsi.

Setelah membuat judul yang baik untuk artikel blog. Sekarang perhatikan bagian Url/tautan pada blog. Biasanya terletak di bagian sebelah kanan jika kamu menulis blog dengan platform Blogspot.

Buatlah/ubahlah tautan agar menjadi singkat dan tidak terpotong. Misalkan pada artikel ini hanya memakai kata kunci "menulis blog" pada url/tautan artikel.

Kamu harus berhati-hati dalam menulis url/tautan artikel di platform Blogspot karena url/tautan pada Blogspot adalah tautan permanen dan tidak dapat diubah ketika artikel sudah dipublikasi.

Hal ini berbeda dengan platform Wordpress.org yang dapat diubah kapanpun kamu mau.

Artikel "menulis blog" bersambung... (nanti saya lanjutkan, insya allah).

Backlink adalah Network untuk Blog

Backlink itu ibarat sebuah jaringan untuk blog bisa mempunyai lingkungan yang luas. Backlink juga berguna untuk meningkatkan Domain Authority Moz.

F.A.Q tentang Backlink blog

Apa itu backlink?

Backlink adalah sebuah tautan URL blog kita yang diletakkan pada blog orang lain yang mana tautan URL tersebut akan kembali ke blog kita.

Apa fungsi backlink?

Fungsi backlink adalah untuk meningkatkan memanipulasi penilaian google terhadap blog kita. Domain blog yang mempunyai backlink yang baik akan dianggap oleh google sebagai blog yang berkualitas untuk manusia dan mesin.

Bagaimana cara membuat backlink berkualitas?

Cara membuat backlink berkualitas adalah membuat backlink yang natural dan relevan dengan tautan URL backlink blog kita dan blog orang lain yang menautkan URL blog kita.

Contoh Backlink

Dibawah ini adalah beberapa contoh backlink internal dan external.


Bagi kalian yang berniat memasang backlink pada blog Zama. Silahkan hubungi melalui halaman kontak. Semoga bermanfaat.